SAN FRANSISCO - Browser terbaru besutan Mozilla, Firefox 3.6 terbukti 15 persen lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya.
Tes yang dilakukan ComputerWorld menyebutkan, Firefox 3.6 yang baru dirilis pekan lalu merupakan browser tercepat urutan ketiga dari lima browser yang diuji untuk Windows. Firefox mengirim JavaScript tiga kali lebih cepat dari Opera 10 dan empat kali lebih cepat dibandingkan Internet Explorer 8 (IE8) milik Microsoft.
Bila dibandingkan dengan Firefox 3.5 yang dirilis pada Juni 2009, versi 3.6 lebih cepat 15 persen. Persentase kecepatan ini sedikit lebih besar dari yang pernah diklaim Mozilla. Namun begitu, meski unggul dalam kecepatan mengirim JavaScript, Firefox 3.6 belum bisa menandingi Safari atau Chrome. Safari milk Apple dan Chrome Google 4.0 dua kali lebih cepat ketimbang browser Firefox.
Seperti dilansir ComputerWorld, Senin (25/1/2010), Safari mengungguli Chrome di posisi pertama dalam hal kecepatan. Kecepatan Safari mengalahkan browser Google tersebut sebesar 6,5 persen, sedikit memimpin dibandingkan ketika masa percobaan di bulan November.
Dalam eksperimennya, ComputerWorld menjalankan benchmark SunSpider JavaScript pada Windows XP Service Pack 3 (SP3), masing-masing sebanyak tiga kali. Kecepatan browser kemudian dinilai dan dibuatkan rata-rata. Saat ini, sebagian besar pencipta browser gencar mempromosikan peningkatan performa JavaScript. (rah)
Home » All posts
BIS 3.0 & BIS 3.1 Kental Citra Rasa Google
JAKARTA - Dalam waktu dekat Research in Motion akan melakukan update terhadap layanan Blackberry Internet Service (BIS) untuk ponsel cerdasnya, yaitu BIS 3.1. Tentunya akan ada pembaharuan di layanan tersebut, seperti apa?
Tapi, sebelum melihat lebih jauh mengenai rumor kelebihan layanan BIS 3.1, ada baiknya pengguna Blackberry membandingkan kemampuan BIS 3.0 terlebih dahulu.
Seperti yang dilansir Blackberry Cool, Selasa (26/1/2010), ada beberapa tambahan fitur di BIS 3.0. Akan tetapi, baik BIS 3.0 dan BIS 3.1, sama-sama mempunyai satu tujuan, RIM berkeinginan agar pengguna Blackberry mampu memaksimalkan layanan Google.
Berikut adalah fitur baru di BIS 3.0, yang rencananya akan dirilis Maret 2010,
1. Software baru ini akan mendukung file OpenOffice seperti, teks dokumen, presentasi, dan spreadsheets.
2. Mendukung Windows Media Audio (WMA)
3. Sinkronisasi dengan plugin Gmail yang mampu mendelete, read atau unread, dan sent pesan tanpa harus masuk ke folder Gmail.
Sedangkan untuk penambahan fitur di layanan BIS 3.1, kabarnya RIM akan menambahkan beberapa fitur berikut:
1. Dapat sinkronisasi dengan Google Calender
2. Sinkronisasi alamat dari akun HotMail
3. Sinkronisasi alamat dari Yahoo Mail
4. Dan semua inbox Yahoo akan terkustomisasi secara otomatis ke perangkat Blackberry. (srn)
Tapi, sebelum melihat lebih jauh mengenai rumor kelebihan layanan BIS 3.1, ada baiknya pengguna Blackberry membandingkan kemampuan BIS 3.0 terlebih dahulu.
Seperti yang dilansir Blackberry Cool, Selasa (26/1/2010), ada beberapa tambahan fitur di BIS 3.0. Akan tetapi, baik BIS 3.0 dan BIS 3.1, sama-sama mempunyai satu tujuan, RIM berkeinginan agar pengguna Blackberry mampu memaksimalkan layanan Google.
Berikut adalah fitur baru di BIS 3.0, yang rencananya akan dirilis Maret 2010,
1. Software baru ini akan mendukung file OpenOffice seperti, teks dokumen, presentasi, dan spreadsheets.
2. Mendukung Windows Media Audio (WMA)
3. Sinkronisasi dengan plugin Gmail yang mampu mendelete, read atau unread, dan sent pesan tanpa harus masuk ke folder Gmail.
Sedangkan untuk penambahan fitur di layanan BIS 3.1, kabarnya RIM akan menambahkan beberapa fitur berikut:
1. Dapat sinkronisasi dengan Google Calender
2. Sinkronisasi alamat dari akun HotMail
3. Sinkronisasi alamat dari Yahoo Mail
4. Dan semua inbox Yahoo akan terkustomisasi secara otomatis ke perangkat Blackberry. (srn)
Label:
Pengetahuan Unik
Analis Temukan Kelemahan Baru Pada IE
LONDON - Hanya berselang satu hari setelah Microsoft merilis update software darurat untuk menambal cacat pada Internet Explorer (IE), firma keamanan internet menemukan lagi kelemahan lainnya.
Core Security Technologies yang berpusat di London menemukan kelemahan tersebut pada Jumat 22 Januari 2010, berselang satu hari setelah Microsoft merilis patch darurat untuk melindungi pengguna dari serangan cyber.
Sorotan tajam publik kini kian tertuju pada IE, setelah Microsoft mengakui bahwa pihaknya merasa bertanggung jawab atas aksi pembobolan beberapa akun Gmail milik aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) di China. Pembobolan yang terjadi beberapa waktu lalu itu dikarenakan hacker memanfaatkan celah yang ada pada IE6. Prancis dan Jerman bahkan sampai berkeras melarang warganya menggunakan IE dan menyarankan agar para pengguna komputer mengunduh dan menggunakan web browser alternatif.
Core Security Technologies mengklaim telah menemukan kelemahan lain pada IE yang rentan dibobol hacker dan bisa digunakan untuk mengakses data pribadi si pemilik komputer dari jarak jauh. Microsoft pun menanggapi klaim ini dengan serius dan segera mengadakan penyelidikan.
"Microsoft segera menyelidiki laporan tersebut. Akhir-akhir ini kami kurang menyadari berbagai serangan yang mencoba memanfaatkan kelemahan IE. Sekali kami menyelesaikan investigasi, kami akan mengambil langkah yang sesuai untuk membantu melindungi pengguna," kata juru bicara Microsoft seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (26/1/2010).
Namun Microsoft hingga saat ini belum secara resmi merilis patch yang dijanjikannya. Sebagai gantinya, Microsoft merilis patch darurat sebagai bentuk pertolongan pertama untuk melindungi para penggunanya.
Microsoft juga menyarankan para pengguna IE untuk mengupgrade IE mereka ke versi terbaru yaitu IE8. Browser ini diklaim lebih menjamin keamanan para penggunanya dari serangan. (rah)
Label:
Pengetahuan Unik
Langganan:
Postingan
(
Atom
)